Salah satu dampak positif dari keberadaan teknologi adalah dapat memutus permasalahan yang sebelumnya telah mengakar dan sulit diberantas. Dalam bidang pertanian misalnya, pada tahun 2011 Investor Daily Indonesia (Goenadi, 2011) pernah memberitakan, salah satu penghambat majunya pertanian di Indonesia adalah sulitnya akses modal bagi para petani. Namun, melalui perkembangan teknologi masalah tersebut dapat dengan mudah diatasi, khususnya, saat ini ketika banyak startup yang memfokuskan diri untuk menjadi penghubung antara investor dan petani dalam mengelola modal dari investor dan mengubahnya menjadi profit.

Itu semua dilakukan secara online.

Investor hanya perlu duduk manis dan memantau melalui gawai yang dimiliki. Namun, sebagaimana sifat alamiah dunia maya yaitu diperlukan adanya kepercayaan sebelum berinteraksi, kita dapat melakukan beberapa trik sederhana apakah pengelola investasi online yang dilakukan itu terpercaya atau justru sebaliknya. Kita dapat memastikan bahwa pengelola investasi yang dipilih termasuk kredibel, memiliki kapabilitas dalam mengelola investasi, dan sesuai dengan aspirasi kita.

Empat Trik Sederhana

Berikut adalah empat trik sederhana yang bisa dilakukan dalam memilih pengelola investasi secara online, khususnya dalam dunia startup.  

1.       Profil startup

Profil perusahaan penting untuk mengetahui rekam jejak perkembangan perusahaan. Alamat perusahaan, kontak yang dapat dihubungi, melihat hubungan antara perusahaan dan pengguna melalui media sosial dan laman perusahaan yang dimiliki, adalah beberapa cara sederhana untuk mengetahui performa perusahaan. Selain itu, kita juga dapat mengetahui rekam jejak startup melalui berita dan wawancara yang dilakukan oleh media yang memiliki kredibilitas cukup baik. Tanijoy misalnya, beberapa berita mengenai produk investasi online pertanian yang dilakukan Tanijoy pernah diliput berbagai media seperti SWA, Tempo, Tech in Asia, bisnis.com, Kompas, Metro TV, Sindo, Berita Satu, dan lain-lain.

2.       Kejelasan Pengelolaan Investasi yang dilakukan

Dalam berinvestasi secara online, khususnya dalam bidang pertanian, kejelasan mengenai sistem investasi yang dilakukan mutlak diperlukan. Biasanya sistem investasi ini akan terpampang ketika pengguna masuk ke situs perusahaan. Setidaknya ada lima hal (Puspita, 2018) yang patut dicermati calon investor sebelum memutuskan berinvestasi secara online yaitu:

-          Mengetahui jenis komoditas

-          Periode Kontrak

-          Lokasi Proyek

-          Rekanan yang Terlibat

-          Simulasi bagi Hasil

3.       Kemudahaan dalam mengetahui perkembangan proyek investasi

Karena sistem investasi online tidak mewajibkan kita untuk datang secara langsung ke lahan pertanian, maka diperlukan media lain agar para investor dapat mengetahui perkembangan proyek investasinya. Di Tanijoy, petani secara rutin memberikan laporan dan investor dapat melihatnya melalui laman Tanijoy.

4.       Kejelasan mengenai pencegahan risiko

Walaupun Indonesia memiliki lahan yang subur dan dikaruniai iklim yang ramah untuk produk pertanian, pengelola investasi online haru memberikan kejelasan cara untuk meminimalkan risiko kegagalan investasi. Setidaknya para investor harus diberitahu oleh perusahaan bagaimana mereka memitigasi risiko investasi produk pertanian seperti masalah bencana alam, mismanajemen pertanian, dan ketidakstabilan harga. Pengelola investasi online pertanian yang baik tentunya sudah memiliki cara untuk meminimalkan ketiga risiko ini.

Empat trik sederhana di atas dapat dilakukan oleh kita dengan mudah. Ini penting untuk menghindarkan diri kita dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Memang, berbagai bentuk investasi dapat dipilih sesuka hati oleh para calon investor. Namun, investasi produk pertanian memiliki dampak dan keuntungan lebih luas dibandingkan produk investasi lain baik kepada investor sendiri maupun yang lain. Sebagaimana disebutkan oleh Investor Daily Indonesia, konsumsi pangan masih mendominasi pengeluaran rumah tangga di Indonesia. Selama konsumsi pangan dibutuhkan, selama itu pula investasi produk pertanian dapat memberikan keuntungan.

Dan sepertinya keuntungannya masih panjang. Jadi mau tunggu apa lagi. Saat ini investasi semudah menjentikkan jari. Mulailah berinvestasi.


Referensi:

Goenadi, D. H. (2011). Lambannya Investasi Agribisnis Pangan. Retrieved May 15, 2019, from https://investor.id/archive/lambannya-investasi-agribisnis-pangan

Puspita, D. C. (2018). Melirik Peluang Investasi di Bidang Agribisnis. Retrieved May 15, 2019, from https://majalahkonsultan.com/melirik-peluang-investasi-di-bidang-agribisnis/