Lebaran sebentar lagi tiba. Selain menunggu momen berkumpul dengan keluarga besar, saat-saat turunnya uang Tunjangan Hari Raya (THR) jadi hal yang paling ditunggu oleh para pekerja. Siapa sih yang tak senang menerima THR? Setelah bekerja keras sepanjang tahun, pada akhirnya menjelang hari raya mendapatkan  lebih dari kantor.

Tanpa disadari terkadang uang THR hanya cuma numpang lewat dalam hitungan hari di rekening. Kebutuhan yang banyak menjelang lebaran selalu jadi alasan mengapa THR tak bisa bertahan lama untuk dinikmati. Lalu bagaimana cara mengelola dana THR dengan bijak?

Utamakan dana untuk zakat, infaq, dan sedekah

Di tengah bulan puasa menjelang lebaran, setiap orang berlomba-lomba untuk mencari pahala. Pencarian pahala ini dapat dilakukan dengan membayar zakat, infaq, dan sedekah. Pastikan hal ini jadi prioritas awal ketika menerima THR. Sisihkan setidaknya 5% penghasilan dari gaji dan THR untuk membayar zakat, infaq, dan bersedekah.

Atur keperluan mudik dan acara keluarga

Salah satu momen lebaran yang paling ditunggu adalah berkumpul dengan keluarga. Terlebih bagi para perantau yang jauh dari kampung halaman. Pastikan uang THR sudah cukup untuk keperluan transportasi mudik dan kembali ke perantauan.

Mulailah dengan menghitung secara matang moda transportasi manakah yang paling sesuai dengan kantong. Tak hanya ramah kantong, pastikan moda transportasi tersebut nyaman dan aman. Hitung pula uang saku selama perjalanan mudik dan lama waktu di kampung halaman. Selain biaya yang berhubungan dengan transportasi, pos-poskan biaya untuk angpau lebaran.

Sisihkan uang belanja lebaran seperlunya

Biasanya menjelang lebaran ada saja yang mau dibeli. Entah baju baru, sepatu baru, perlengkapan ibadah baru, gadget baru, dan sebagainya. Tapi taukah Anda justru belanja lebaran menggunakan uang THR bukan hal yang disarankan?

Mendekati lebaran diskon memang semakin gila-gilaan. Tapi coba pikirkan lagi apakah belanja barang-baran baru mendekati lebaran adalah suatu keharusan? Maka dari itu alokasikanlah dana belanja lebaran maksimal 20% dari nominal THR yang diterima. Syukur-syukur kalau alokasi belanja lebaran bisa kurang dari presentase yang dianjurkan.

Pastikan ada dana untuk saving dan investasi

Mendapat THR menjelang lebaran bukan berarti harus dihabiskan saat itu juga lho. Dana THR yang tak sedikit ini sayang sekali kalau harus habis hanya untuk memenuhi keinginan sesaat saja. Lebih bijak kalau dana THR ini bisa ditabung atau diinvestasikan untuk masa depan. Persentase yang bisa dialokasikan untuk saving dan investasi berkisar 10% dari THR yang didapat.

Jika masih sisa, pakai untuk membayar hutang

Lebaran adalah momen penting untuk berkumpul dengan orang-orang tersayang. Tentunya jika masih ada tanggungan hutang di hari spesial ini akan merusak suasana yang ada. Mumpung ada THR alangkah baiknya jika disisihkan untuk melunasi kewajiban. Sisihkanlah 15% dari dana THR untuk membayar cicilan dan hutang yang dimiliki. Lebaran tenang tanpa bayang-bayang tanggungan hutang.

Itulah tips budgeting THR untuk menyambut lebaran tahun ini? Siapkah Anda untuk mengaplikasikannya?