Bagi Anda yang ingin mengembangkan portfolio keuangan sekaligus memiliki target untuk mencapai kebebasan finansial, pastinya tertarik untuk melakukan investasi. Nah, sekarang ini juga tersedia produk investasi yang menguntungkan sekaligus berstatus halal. Bahkan ada lembaga regulator yang menjamin produk investasi tersebut menerapkan prinsip syariah, bukan sekedar label saja.

Munculnya Fatwa MUI dan Jaminan dari Regulator

Kumparan.com

Banyak lembaga keuangan yang mulai menerapkan prinsip syariah. Hal ini tidak terlepas dari terus bertambahnya nasabah yang menginginkan produk keuangan yang berstatus halal.

Tidak tanggung-tanggung, karena tingginya nilai kapitalisasi saham syariah yang mencapai Rp.3.677 triliun, maka pada tahun 2018 MUI mengeluarkan fatwa yang mengatur investasi syariah.

Fatwa tersebut tertulis dalam nomor 124/DSN-MUI/XI/2018, tentang penerapan prinsip syairah dalam pelaksanaan layanan jasa penyimpanan dan penyelesaian transaksi efek serta pengelolaan infrastruktur investasi terpadu.

Untuk itu, para regulator pasar modal, mulai dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), ikut menjamin tersedianya kenyamanan sarana infrastruktur investasi modal syariah.

Apa saja produk imvestasi yang menggunakan prinsip syariah ?

Investasi dengan prinsip syariah tak hanya dinilai lebih menguntungkan, namun juga mengutamakan keadilan dan keterbukaan bagi semua pihak.

Properti

Produk investasi mainstream yang satu ini selain gampang, juga sesuai dengan syariat. Di mana Anda bisa segera memberi properti yang sesuai dengan anggaran dana, kemudian mengambil keuntungan dengan cara menjual di tahun yang akan datang. Atau bisa juga Anda mengambil keuntungan dengan cara menyewakannya ke orang lain.

Emas

Sejak jaman dahulu sampai sekarang, produk yang satu ini sudah dijadikan sebagai sarana investasi. Selain harganya yang terus naik sepanjang tahun, investasi berupa emas juga tergolong mudah dan aman.

Namun ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Menurut MUI, investasi berupa emas hanya boleh dilakukan ketika emas tidak jadikan sebagai jaminan, dibolehkan selama belum menjadi alat tukar resmi, serta harga jual tidak boleh bertambah selama masih dalam masa perjanjian.

Reksadana

Mungkin Anda sudah familiar dengan produk yang satu ini. Kabar baiknya, reksadana termasuk produk yang sesuai syariat islam. Di mana pengelolaan modal yang didapatkan secara kolektif dilakukan secara transparan.

Melalui perusahaan seperti Bareksa, Anda bisa memilih perusahaan yang mengelola produk halal, dan bebas transaksi riba. Produk Bareksa juga sudah terjamin kehalalannya melalui fatwa MUI No.20/DSN-MUI/IV/2001.

Obligasi Syariah atau Sukuk

Produk obligasi atau surat utang ternyata sudah ada yang diatur dan dikelola dengan metode syariah. Di mana surat yang diperjualbelikan bukan berasal dari transaksi produksi barang yang bersifat non halal.

Selain itu keuntungan yang didapat oleh nasabah bukan bersifat riba atau bunga, melainkan imbal hasi yang didapatkan dari manfaat yang melalui sukuk oleh nasabah.

Investasi Saham Syariah

Ojk.go.id

Anda tentunya sudah tidak asing lagi dengan investasi saham. Dalam saham syariah, keuntungan Anda dapatkan dari pembagian dividen dan capital gain.

Ciri dari perusahaan yang masuk kategori syariah ialah tidak melakukan perdagangan yang melanggar prinsip-prinsip syariah, seperti jasa keuangan konvensional (riba),  jual beli yang berunsur gharar (ketidakpastian), produksi maupun distribusi barang haram, judi atau maisir dan suap.

Anda dapat melihat daftar saham syariah melalui Daftar Efek Syariah (DES) yang daftarnya terus diperbarui oleh OJK.

Investasi Pertanian

Dokumentasi Tanijoy

Perkembangan dunia fintech digital ikut meramaikan produk investasi. Tak terkecuali produk investasi syariah. Anda bisa berinvestasi dengan imbal hasil yang menarik, aman dan dalam waktu yang tergolong singkat.

Bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan sistem syariah, sekaligus memberi dampak sosial, maka investasi di Tanijoy adalah pilihan tepat. Nantinya, Anda juga akan mendapatkan informasi pantauan perkembangan usaha pertanian yang Anda modali secara kontinyu.

Dengan menggunakan akad atau kontrak, Anda selaku investor akan mendapat keuntungan melalui sistem bagi hasil dengan pengelola usaha.

Selain itu, Tanijoy memiliki ekosistem pertanian terintegrasi yang akan membantu petani mitranya agar dapat bertani secara berkelanjutan (sustainable).