Berkembangnya pemahaman literasi keuangan masyarakat Indonesia saat ini menyebabkan sebagian besar orang mulai mencari produk-produk alternatif investasi selain investasi konvensional. Salah satu alternatif investasi yang saat ini menjadi pilihan adalah produk investasi syariah. Walaupun berlandaskan pada hukum Islam, investasi syariah tidak terbatas diikuti oleh kaum muslim saja. Masyarakat yang berlatar belakang nonmuslim pun bisa berinvestasi pada produk investasi syariah.

Selain memberikan keuntungan, produk investasi syariah cenderung lebih adil dan transparan dalam pengelolaannya. Tidak heran apabila tren produk investasi syariah tiap tahunnya semakin meningkat.

Lalu di mana letak perbedaan investasi syariah dan konvesional?

Akad

rawpixel.com

Salah satu hal utama yang membedakan antara investasi syariah dan konvesional adalah akad atau perjanjian investasi. Secara umum ada tiga akad yang biasa digunakan ketika investor memilih meyalurkan uangnya ke produk investasi syariah, yaitu akad kerja sama (musyarakah), bagi hasil (mudharabah), dan sewa-menyewa (ijarah).

Bebas Riba

Pixabay

Unsur penting yang menjadi perhatian lain adalah keuntungan yang diperoleh bukan dari riba atau bunga. Hal ini disebabkan prinsip dari investasi syariah adalah bagi hasil dan adil kepada semua pihak, baik investor, pengelola dana, maupun penerima dana.

Penanaman Modal Halal

Rawpixel.com

Setiap dana yang diinvestasikan ke dalam produk investasi syariah sudah dapat dipastikan bahwa penanaman modalnya tidak akan disalurkan pada produk-produk haram dan bertentangan dengan ajaran Islam. Dengan demikian, secara alamiah perusahaan atau jasa yang akan ditanami modal investasi akan terseleksi yang pada akhirnya akan memunculkan perusahaan atau jasa yang sesuai dengan ajaran dan ketentuan Islam.

Produk Investasi Syariah

Saat ini perkembangan investasi syariah semakin variatif. Ditambah lagi, banyak marketplace yang membuka jasa investasi syariah dengan modal cukup minim. Oleh karena itu, bagi Anda yang hendak berinvestasi pada produk investasi syariah perlu jeli dengan menyesuaikan pada tujuan keuntungan investasi yang ingin diperoleh. Berikut adalah beberapa produk investasi syariah yang dapat dijadikan pilihan oleh Anda.

Investasi Emas

Pixabay

Berinvestasi pada produk emas adalah salah satu bentuk investasi yang tidak pernah salah. Selain memberikan keuntungan dalam jangka waktu yang relatif menengah, emas memiliki kelebihan yaitu sifatnya likuid atau dapat dicairkan kapan saja. Dengan demikian, ketika memerlukan dana tiba-tiba, Anda dapat segera mencairkan investasi emas Anda.

Deposito Syariah

Pixabay

Saat ini banyak bank-bank syariah yang menawarkan deposito syariah sebagai alternatif produk investasi. Perbedaan utama dengan deposito konvensional adalah dalam akad awal nasabah dengan bank dan bagi hasil keuntungan yang diperoleh. Oleh karena itu, nasabah perlu jeli melihat berapa keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Saham Syariah

Rawpixel.com

Keberadaan pasar modal syariah kini menjadi salah satu alternatif investor dalam menanamkan dananya untuk berinvestasi. Menariknya setiap tahun tren pasar modal syariah menunjukkan kinerja positif. Setiap tahun pertumbuhan saham syariah berada pada kisaran 64,5 persen, bahkan saat ini jumlah investor pasar modal syariah mencapai 47.165. Bagi Anda yang ingin mencari alternatif investasi selain saham konvensional, saham syariah harus menjadi pilihan utama Anda.

Reksadana Syariah

Rawpixel.com

Bagi para pemula, reksadana syariah dapat dijadikan alternatif produk investasi. Selain tidak perlu memikirkan perkembangan pasar modal karena sudah ada manajer investasi yang akan memikirkan hal tersebut, nilai dana yang ditanamkan juga cenderung minim dibandingkan dengan saham syariah. Selain itu, saat ini proses investasi reksadana syariah cukup mudah karena banyak marketplace dan bank yang memberikan penawaran investasi reksadana syariah secara online.

Sukuk

Pixabay

Berbeda dengan obligasi konvensional yang memberikan keuntungan investasi berupa bunga, sukuk atau obligasi syariah memberikan keuntungan dari bagi hasil keuntungan dari modal yang ditanamkan oleh para investor. Sukuk menjadi salah satu produk primadona investasi syariah karena banyak perusahaan besar ataupun pemerintah (biasanya disebut sebagai Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN) yang banyak mengeluarkan sukuk. Hal ini menyebabkan timbul perasaan aman kepada investor ketika memilih sukuk dalam berinvestasi.

Investasi Properti

Anete Lusina

Investasi properti merupakan salah satu produk investasi syariah. Namun, salah satu kekurangan investasi properti adalah dana yang diinvestasikan tidaklah sedikit. Oleh karena itu, diperlukan strategi ketika Anda hendak berinvestasi dalam bidang properti. Selain itu, berdasarkan jangka waktu keuntungan yang diperoleh dari investasi properti cenderung lebih panjang dibandingkan jenis produk investasi yang lain.

Investasi Pertanian

Sam Kolder

Investasi pada produk pertanian merupakan salah satu bentuk produk investasi syariah yang telah lama dilakukan oleh umat Islam. Setidaknya dalam beberapa kisah yang diriwayatkan, Rasulullah pernah melakukan investasi pada produk pertanian. Selain memiliki keuntungan tinggi dalam jangka waktu relatif pendek, investasi produk pertanian memberikan nilai sosial lebih tinggi seperti mempertahankan sistem ekologis dan membuka banyak lapangan kerja.

Itulah beberapa produk investasi syariah yang dapat dipilih oleh Anda. Salah satu hal yang perlu digarisbawahi adalah produk investasi syariah ini tidak hanya dapat diikuti oleh kaum muslim saja, tetapi masyarakat yang nonmuslim pun dapat menanamkan modalnya dalam produk investasi ini. Jadi tunggu apa lagi?