Sistem tanam tumpang sari merupakan sistem tanam yang melibatkan lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan. Tumpang sari merupakan salah satu jenis dari sistem polyculture. Penanaman dua atau lebih jenis tanaman dengan sistem tanam tumpang sari juga dilakukan pada waktu yang sama. Interaksi antar tanaman tersebut menyebabkan agroekosistem pertanaman menjadi lebih kompleks. Kompetisi antar tanaman terjadi jika dua atau jenis tanaman tersebut memiliki kebutuhan hidup yang sama. Namun kompetisi tersebut dapat diminimalisir dengan memperhatikan waktu tanam dan sifat-sifat perakaran.

Sumber: dokumentasi Tanijoy

Pengaturan waktu tanam berkaitan dengan pertumbuhan vegetatif, sehingga dengan melakukan penundaan waktu tanam pada satu jenis tanaman yang ditumpangsarikan dapat memaksimalkan pertumbuhan pada waktu yang tidak bersamaan. Selain itu jenis tanaman yang ditanam secara tumpang sari diharapkan memiliki sifat perakaran yang berbeda. Hal tersebut berguna untuk menghindari persaingan air dan unsur hara antar tanaman di dalam tanah. Jika kedua hal tersebut tidak diperhatikan dalam menerapkan sistem tanam tumpang sari, kompetisi antar tanaman yang terjadi nantinya dapat menghambat pertumbuhan serta mempengaruhi hasil tanaman yang dibudidayakan.

Jenis tanaman yang sering ditanam dengan sistem tanam tumpang sari adalah tomat dengan cabai. Kedua jenis tanaman tersebut memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat diminati oleh masyarakat Indonesia karena dapat digunakan sebagai bumbu dapur, bahan dasar obat-obatan, dan lain sebagainya. Usahatani tomat dan cabai dapat dilakukan di lahan kering ataupun lahan sawah mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi. Berikut penjelasan singkat mengenai syarat tumbuh tanaman tomat dan cabai.

Tanaman Tomat

Sumber: pixabay

Tanaman tomat dapat tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi. Suhu udara yang ideal bagi pertumbuhan tanaman tomat yaitu antara 24-28℃. Suhu udara ideal tersebut dapat mempengaruhi warna buah tomat agar merata. Jika suhu udara di atas 32℃, warna buah tomat akan cenderung kuning. Intensitas cahaya matahari yang dibutuhkan tanaman tomat sekitar 10-12 jam setiap harinya dengan curah hujan antara 750-1.250 mm per tahun.

Tanaman Cabai

Sumber: dokumentasi Tanijoy

Tanaman cabai memiliki daya adaptasi yang luas dan dapat ditanam hingga di ketinggian 1400 mdpl. Tanaman cabai tumbuh baik jika suhu udara siang hari antara 25-27℃ dan 18-20℃ pada malam hari. Jika suhu udara siang hari di atas 32℃ dan malam hari di bawah 16℃ dapat menyebabkan kegagalan dalam pembuahan. Disamping itu, curah hujan juga perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman cabai. Curah hujan antara 600-1.200 mm per tahun merupakan curah hujan yang baik untuk pertumbuhan tanaman cabai.

Syarat tumbuh kedua tanaman di atas memiliki banyak kesamaan, sehingga cocok ditanam bersamaan dengan sistem tanam tumpang sari. Tanaman cabai yang ditumpangsarikan dengan tanaman tomat dapat melindungi buahnya dari sinar matahari langsung agar tidak rusak.

Keuntungan Tumpang Sari Tomat dan Cabai

Terdapat 5 keuntungan lainnya yang dapat diperoleh dengan menerapkan sistem tanam tumpang sari. Simak keuntungannya berikut ini.

Optimalisasi Pemanfaatan Lahan

Sumber: dokumentasi Tanijoy

Penerapan sistem tanam tumpang sari mampu menghemat lahan tanam yang ada karena dapat menanam lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan tanam atau bedengan. Sehingga lahan yang ada dapat digunakan dengan seoptimal mungkin.

Memperoleh Hasil Panen yang Beragam

Sumber: pixabay

Seperti yang telah dijelaskan di atas, sistem tanam tumpang sari merupakan sistem taman yang melibatkan dua atau lebih jenis tanaman dalam satu lahan tanam. Penanaman dua atau lebih jenis tanaman tersebut akan menghasilkan panen yang beragam. Keragaman hasil panen tentunya dapat menguntungkan petani karena jika harga salah satu komoditas rendah, dapat ditutupi oleh komoditas lainnya. Dengan begitu resiko kerugian dapat ditekan seminimal mungkin.

Mengurangi Biaya Produksi

Sistem tanam tumpang sari dapat menghemat biaya produksi seperti biaya peralatan, pupuk, obat-obat pertanian, dan lain sebagainya. Hal tersebut dikarenakan penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam satu lahan tanam yang sama.

Meminimalisir Serangan Hama dan Penyakit Tanaman

Sumber: dokumentasi Tanijoy

Sistem tanam tumpang sari yang dibarengi dengan rotasi tanaman dapat memutus siklus hidup hama dan penyakit tanaman. Selain itu dengan menanam tanaman pendamping dapat meminimalisir resiko ledakan hama sejenis yang dapat menyebabkan gagal panen.

Menambah Kesuburan Tanah

Menanam dua atau lebih jenis tanaman yang perakarannya berbeda dapat menjadikan tanah menjadi gembur.

Itulah fakta-fakta menarik dari tumpang sari tomat dan cabai. Proyek investasi tumpang sari tomat dan cabai Tanijoy akan memberikan keuntungan yang mengesankan untuk Anda! Yuk investasi sekarang sebelum terlambat!