Sering mengalami kekurangan uang di akhir bulan? Atau merasa heran karena tidak banyak belanja tapi masih saja boros? Nah, supaya Anda bisa mengendalikan uang dan bukan sebaliknya, maka sekarang saatnya untuk mulai mengatur keuangan bulanan. Dengan perencanaan yang baik, Anda bisa memantau sekaligus mengalokasikan dana sesuai dengan anggaran yang ada.

Salah satu poin penting dari perencanaan alokasi keuangan bulanan ialah untuk mengetahui dari mana uang didapatkan dan ke mana uang akan dibelanjakan. Gunakan formula 50:30:20 untuk alokasi dana kebutuhan primer, rencana masa depan, dan hiburan.

Dari situ Anda bisa menentukan skala prioritas sekaligus menjaga pengeluaran bulanan agar tetap di bawah jumlah pendapatan. Sehingga Anda bisa menyisihkan sebagian uang untuk dialokasikan sebagai dana cadangan, tabungan hari tua, dan investasi.

Selain itu, Anda tetap bisa bersenang-senang tanpa perlu mengkhawatirkan kondisi keuangan Anda.

Alokasikan Dana untuk Kebutuhan Primer Dahulu

Sebelum Anda memutuskan untuk belanja barang-barang yang Anda inginkan seperti smartphone atau jam tangan terbaru, maka sebaiknya Anda mengalokasikan gaji yang baru Anda dapatkan untuk kebutuhan primer terlebih dahulu.

Kebutuhan primer tersebut diantaranya; biaya makan bulanan, pakaian (bila dibutuhkan), tagihan listrik dan air, bayar sewa kost, kontrakan atau cicilan KPR, asuransi, serta cicilan hutang.

Sebaiknya, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, lunasi dahulu hutang-hutang yang mungkin ada. Namun jika dirasa Anda dapat mencicil hutang tersebut secara kontinyu, maka rencana untuk investasi tetap bisa dilakukan.

Hemat Tapi Tetap Fleksibel

Anda tentunya ingin melepaskan penat sejenak setelah bekerja setiap hari. Ibarat baterai, dengan memanjakan diri bisa membuat kita kembali semangat untuk menjalani hari esok.

Namun, masih banyak di kalangan millenial yang tidak memantau penggunaan dana hiburan tersebut. Akibatnya, uang yang seharusnya dialokasikan untuk pos kebutuhan primer menjadi berkurang, yang pada akhirnya untuk menutup kekurangan tersebut dilakukan dengan cara berhutang.

Oleh sebab itu, atur keuangan Anda setiap bulan dengan cara menyisihkan 20% dari pendapatan sebagai dana hiburan. Dana tersebut bisa digunakan di bulan yang sama, atau bisa Anda tabung terlebih dahulu hingga mencapai nominal yang dibutuhkan.

Pos hiburan ini bisa berupa menonton bioskop, bertamasya dengan keluarga, membeli gadget terbaru, atau mencoba makan di restoran mewah.

Atur Keuangan untuk Mencapai Kebebasan Finansial

Sebesar apapun pendapatan bulanan Anda, jika tidak dikelola dengan baik maka tidak akan mencapai kebebasan finansial. Uang yang diperoleh kemungkinan besar akan habis untuk belanja memenuhi keinginan, bukan apa yang Anda butuhkan.

Mulai sekarang biasakan untuk selalu menyisihkan 30% dari pendapatan bulanan Anda untuk membangun rencana masa depan. Dana ini bisa dianggarkan sebagai dana pendidikan, dana cadangan, tabungan hari tua dan investasi.

Anggaran dana cadangan sebaiknya dijadikan prioritas utama. Setidaknya nominal dana cadangan yang aman ialah sebesar 6 kali biaya primer bulanan.

Apabila Anda berencana untuk mengembangkan portfolio keuangan dan ingin mencapai kebebasan finansial, maka investasi bisa menjadi pilihan yang tepat. Sekarang ini banyak sekali pilihan intrumen investasi, mulai dari emas, deposito, reksa dana, properti, bahkan pertanian.

Nah, dengan mengatur keuangan setiap bulannya, maka kesehatan mental dan tubuh Anda juga akan lebih terjaga. Anda tidak akan mengalami stres yang diakibatkan oleh kehabisan uang di setiap akhir bulan. Kehidupan keluarga Anda pun menjadi lebih harmonis.

Di samping itu, Anda bisa terbebas dari lilitan hutang yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer. Yang terpenting, setiap melihat iklan promo barang-barang di media sosial, Anda tidak serta merta langsung mengeluarkan uang untuk membelinya.