Pengeluaran bulanan yang besar biasanya termasuk soal makanan, jika Anda seringkali makan diluar. Padahal kita bisa menekan pengeluaran ini dengan memasak sendiri di rumah. Namun, inflasi seringkali membuat ibu rumah tangga menjerit karena naiknya harga kebutuhan dapur bisa tidak diduga. Jangan khawatir, kita hanya perlu konsisten dengan pengelolaan keuangan kita. Berikut ini adalah cara menghemat belanja dapur.

Rencanakan Menu Makan Seminggu

Berapa kali kita membeli bahan dapur, tetapi pada akhirnya banyak yang dibuang. Kita juga biasanya tanpa kendali memasukkan banyak bahan ke daftar belanjaan tanpa perencanaan. Merencanakan menu seminggu, akan mempermudah Anda dalam merencanakan belanja dapur . Dengan merencanakan menu seminggu, Anda sudah tahu apa saja yang sebenarnya yang dibutuhkan. Tapi kenapa seminggu dan justru bukan sebulan, sebab belanja dapur mingguan akan membuat pilihan bahan kita tetap fresh.

Rancang Anggarannya

Setelah kita menetapkan menu makanan, kita bisa membuat anggaran belanja kita. Selalu jadikan rancangan anggaran ini dalam belanja. Tidak ada gunaanya saat sudah merencanakan rencana belanja, dan dibiarkan begitu saja.

Beli Barang Dapur yang Dapat Digunakan Kembali

Membeli barang sekali pakai bukan melulu soal lingkungan, tetapi hal ini juga akan berdampak pada pengeluaran. Anda jadi tidak perlu lagi membeli tisu, jika memiliki serbet. Tidak perlu membeli sendok sekali pakai untuk bekal, ataupun plastik membungkus makanan jika Anda memiliki kotak makanan atau tumbler sendiri.

Racik Bumbu Dapur Sendiri

Meracik bumbu dapur sendiri tentu akan lebih hemat, daripada Anda membelinya secara instan. Belajarlah meracik bumbu dapur, dan buatlah sendiri bumbu dapur tersebut.

Pilihlah Bahan yang Lagi Musim

Cari tahu bahan-bahan musiman. Membeli bahan yang musiman biasanya lebih murah. Anda bisa bertanya pada penjual lokal mengenai bahan-bahan yang musim ini.

Bila Perlu, Tanam Bahan Makanan Anda Sendiri

Jika Anda tipe yang idealis pada menu makanan Anda, daripada mengikuti bahan musiman, Anda bisa menumbuhkan bahan makanan Anda sendiri di pekarangan rumah. Anda bisa menanam bumbu dapur atau bahkan sayur Anda sendiri. Ini akan menghemat banyak dari belanja bulanan Anda. Selain itu, makanan Anda lebih segar dan sehat.

Gunakan Promo dan Kupon Diskon

Toko Retail biasanya memiliki banyak pesaing, sehingga mereka akan menggunakan kupon ataupun promo untuk menarik pelanggan. Gunakan kesempatan-kesempatan ini untuk menghemat belanja dapur Anda.

Masaklah Makanan yang Tidak Memerlukan Waktu Lama

Memasak sesuatu yang tidak lama, selain menghemat waktu juga akan menghemat penggunaan gas elpiji atau listrik jika anda menggunakan kompor induksi. Jadi, hindarilah memasak makanan yang perlu waktu lama untuk matang.

Gunakan Termos untuk Menyimpan Air Panas

Alih-alih menyalakan dispenser untuk air panas, lebih baik merebus air dan menyimpannya dalam termos. Ini akan menjadi satu penghematan yang berdampak pada tagihan listrik. Jika Anda tidak memiliki dispenser, cara ini juga akan lebih hemat daripada Anda berkali-kali mendidihkan air untuk mendapatkan air panas.

Jangan Dibuang, Kreasikan Sisa Bahan Dapur

Seringkali ada sisa bahan makan berlebih. Jangan langsung berpikir membuangnya, tapi pikirkanlah kreasi untuk menggunakan sisa bahan makanan tersebut. Anda bisa mencarinya di internet. Misal sisa putih telur, maka carilah di internet resep membuat makanan dari putih telur. Anda juga bisa membekukan atau pun melakukan fermentasi sisa bahan makanan lain agar dapat disimpan dan digunakan atau dimasak lagi kemudian.

Kira-kira itulah sebagian tips untuk menghemat belanja dapur. Sebagian dari tips ini memang akan mengambil porsi waktu Anda lagi, seperti merancang, belajar atupun mencari informasi. Tetapi membiasakannya sedari dini, akan membuat kehidupan Anda lebih efisien di masa mendatang. Ini adalah salah satu investasi berharga pada diri Anda.