Mengusir hama tak melulu harus menggunakan obat-obatan kimia. Tanpa anda sadari di lingkungan sekitar anda ada tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai pestisida alami. Tanaman apa sajakah itu? Simak daftarnya berikut ini!

Tembakau

Anda tentu mengenal tembakau sebagai bahan baku utama rokok. Tapi taukah anda bahwa tembakau ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pestisida?

Menurut informasi dari Badan Litbang Pertanian milik Kementan, di Lombok, Kelompok Tani Punik Mitra berhasil memanfaatkan limbah batang tembakau untuk diolah sebagai pestisida dan bahan kompos. Limbah batang tembakau menunjukkan hasil yang hampir sama dengan insektisida kimia sintetis untuk menekan hama penting tanaman sayur.

Pepaya

Daun pepaya memiliki potensi sebagai pestisida alami yang efektif mengendalikan hama ulat, pengisap, aphids, rayap, dan ulat bulu. Kesimpulan ini didapat dari hasil penelitian Fachraniah, Eka Kurniasih, dan Muhammad Azhar dari Fakultas Pertanian Universtas Lambung Mangkurat.

Kemampuan pengendalian hama ini didapat berkat kandungan zat aktif enzim papain, alkaloid, dan glikosid di dalam batang maupun buahnya. Getah pepaya mengandung sedikitnya tiga jenis enzim yaitu papain (10%), khimopapain (45%), dan lisozim (20%).

Tomat

Tomat ternyata bisa dimanfaatkan sebagai insektisida dan fungisida alami. Daunnya mengandung senyawa beracun yang disebut alkaloid. Senyawa alkaloid ini ampuh untuk membasmi kutu daun, ulat bulu, telur serangga, belalang, ngengat, lalat putih, jamur, dan bakteri pembusuk.

Cabai

Cabai mengandung minyak atsiri, piperin, dan piperidin yang berfungsi sebagai penolak dan mengganggu preferensi makan hama. Cara pengaplikasiannya adalah merendam tumbukan cabai halus dalam waktu 12 jam. Rendaman inilah yang nantinya disemprotkan ke tanaman. Biasanya penggunaan cabai dikombinasikan dengan bawang putih.


*Artikel ini juga dipublikasikan di Medium Tanijoy