Salah satu keuntungan yang dimiliki oleh karyawan dibandingkan status pekerjaan lain adalah penghasilan yang cukup stabil diperoleh tiap bulan. Penghasilan yang stabil ini memudahkan mereka karyawan untuk merencanakan pengelolaan keuangannya dengan baik.

Walaupun begitu, jika gaji yang diterima tidak dikelola secara cermat, uang yang masuk ke kantong akan menguap begitu saja. Pada akhirnya, jangankan untuk berinvestasi, memenuhi kebutuhan hidup pun akan terasa berat jika penghasilan yang diterima tidak dikelola. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan karyawan untuk bisa berinvestasi.

Bagi Penghasilan ke Dalam Beberapa Pos

Anete Lusina

Cara terbaik berinvestasi bagi seorang karyawan adalah berupaya untuk membagi penghasilan ke dalam beberapa pos pengeluaran. Pembagian ini dilakukan dengan tujuan agar penghasilan yang diperoleh dapat didistribusikan secara proporsional dan tidak memberatkan. Setidaknya ada empat pos yang harus dibagi berdasarkan penghasilan diperoleh setiap bulan.

Pertama, pos wajib yang setiap bulan harus dipenuhi, yaitu pos kebutuhan hidup. Pos ini merupakan pos yang cukup besar. Setidaknya 40 persen penghasilan masuk untuk memenuhi kebutuhan setiap bulannya. Oleh karena itu petakan apa yang menjadi kebutuhan primer Anda setiap bulan.

Kedua, pos cicilan atau utang. Walaupun kita sudah berusaha untuk menghindari utang sedemikian rupa, pada akhirnya lambat laun pos ini muncul juga. Entah itu dalam bentuk cicilan rumah ataupun utang yang lain. Upayakan penghasilan yang masuk ke dalam pos ini tidak lebih dari tiga puluh persen setiap bulannya.

Ketiga, pos dana darurat dan investasi. Setelah pos wajib terpenuhi, saatnya masukkan sebagian penghasilan yang diperoleh ke dalam pos dana darurat dan investasi. Masing-masing pengeluaran yang didistribusikan sebesar 10 persen. Dana darurat penting untuk membayar biaya tak terduga seperti terkena musibah dan sakit. Investasi penting agar Anda mendapatkan penghasilan pasif setiap bulannya. Selain itu, investasi juga penting agar sebagai karyawan, Anda dalam memenuhi kebutuhan hidup atau impian, Anda tidak bertumpu pada gaji yang diperoleh setiap bulannya saja.  

Keempat, pos dana hiburan. Terakhir, agar Anda tetap produktif bekerja dan berinvestasi diperlukan unsur hiburan agar kehidupan yang dijalani tidak terasa monoton. Paling banyak penghasilan yang dikeluarkan untuk ini tidak lebih dari 10 persen. Pos ini merupakan pos yang fleksibel. Anda dapat menekannya hingga menyentuh angka nol dan mengalihkan misalnya ke dalam dana investasi agar keuntungan yang diperoleh semakin besar.

Tujuan Investasi

Valentin Antocini

Dalam berinvestasi pastikan Anda memiliki tujuan yang ingin diperoleh. Jangan asal menyalurkan uang Anda untuk berinvestasi. Apakah Anda ingin berlibur, persiapan dana pendidikan, atau persiapan dana pensiun adalah beberapa tujuan yang biasanya dipilih sebagai alasan untuk berinvestasi. Mengapa tujuan investasi penting? Agar semangat Anda dalam berinvestasi terus menyala dan tidak putus di tengah jalan.

Jangka Waktu Investasi

Steve Jhonson

Jika Anda pemula atau penghasilan yang diperoleh masih dianggap kecil, pilihlah jangka waktu investasi pendek. Selain return cepat diperoleh, Anda akan terpacu secara kontinyu untuk melakukan investasi karena bisa memprediksi dan kapan keuntunga didapat. Ada beberapa pilihan yang bisa dijadikan alternatif, misalnya investasi pertanian, reksadana, maupaun P2P Lending.

Manajer Investasi

Rawpixel.com

Jika Anda merasa sibuk untuk belajar dan memperhatikan kondisi pasar investasi, jangan khawatir karena saat ini banyak platform yang menyediakan manajer investasi mumpuni. Anda cukup duduk dan biarkan manajer investasi mengelola dana investasi dari penghasilan sebagai karyawan. Dalam setiap periodenya Anda dapat melihat laporan investasi yang telah dilakukan. Saat ini banyak platforminvestasi yang menyediakan manajer investasi untuk mengelola dana. Cermatlah dalam memilih manajer investasi.

Diversifikasi Produk Investasi

Daniel Reche

Diversifikasi produk investasi adalah salah satu jalan agar Anda bisa memperoleh keuntungan dari berbagai sumber. Jika satu produk investasi terkena risiko penuruan keuntungan, Anda masih bisa memperoleh keuntungan dari produk investasi lain. Oleh karena itu, jangan puas hanya dengan satu portofolio investasi. Sedikit demi sedikit buat diversifikasi produk investasi agar keuntungan yang diperoleh makin tinggi dan variatif.

Itulah lima tips berinvestasi untuk karyawan yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Tidak ada alasan untuk tidak memulai sebuah investasi. Apalagi bagi seorang karyawan yang memiliki penghasilan tetap setiap bulannya. Hal ini disebabkan investasi akan memberikan keuntungan dan kebebasan finansial lebih tinggi kepada para karyawan.