Salah satu fondasi agar rumah tangga yang akan dijalani adalah aspek keuangan. Bagi pasangan yang baru menikah, jika aspek ini tidak diatur sejak awal akan menimbulkan permasalahan di masa depan.

Hal utama yang harus diingat, saat ini Anda dan pasangan berkomitmen untuk menjalani hidup bersama-sama. Oleh karena itu, dalam pengelolaan keuangan rumah tangga pun perlu didiskusikan dan diputuskan bersama-sama.

Berikut adalah beberapa tips pengelolaan keuangan pasangan baru menikah yang bisa Anda dan pasangan coba.  

Terbuka dalam Penghasilan

Picjumbo.com

Kunci utama agar pernikahan awet adalah keterbukaan. Hal ini berlaku pula dalam masalah finansial. Setelah menikah Anda dan pasangan dapat memberitahukan berapa banyak penghasilan yang diperoleh setiap bulannya, baik itu gaji pokok maupun tunjangan lainnya. Jika Anda seorang entrepreneur Anda dapat memberikan gambaran berapa penghasilan yang diperoleh saat permintaan tinggi maupun rendah. Tidak perlu malu dengan penghasilan yang diperoleh.

Buat Anggaran Keuangan

Pixabay

Anggaran keuangan adalah aspek penting agar biduk rumah tangga yang sedang dibangun tidak karam menghadapi masalah finansial. Buat daftar kebutuhan pokok baik Anda maupun pasangan setiap bulannya. Hitung berapa kira-kira pengeluaran yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup setiap bulannya. Selain kebutuhan pokok, perlu dipikirkan juga anggaran lain yang ditujukan untuk kebutuhan konsumtif seperti hiburan ataupun jalan-jalan. Angaran konsumtif ini bermanfaat untuk menjaga kualitas pernikahan.

Hutang dan Cicilan

Rawpixel

Jika sebelum menikah Anda memiliki cicilan atau hutang, jangan ragu untuk memberitahukannya kepada pasangan. Berikan kejelasan mengenai jangka waktu dan besaran biaya pembayaran. Kemudian, jika Anda atau pasangan memiliki niat untuk membuka cicilan atau berhutang, pastikan Anda sudah mendiskusikannya secara matang dengan pasangan. Sebisa mungkin hindari memiliki cicilan untuk hal-hal konsumtif seperti membeli alat elektronik.

Buat Tujuan Bersama

Ylanite

Karena Anda dan pasangan telah memutuskan untuk hidup bersama, tentukan tujuan yang ingin diraih, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Anda dan pasangan bisa menentukan kapan ingin memiliki kendaraan, rumah, biaya pendidikan, ataupun yang lainnya. Hal ini dapat memberikan motivasi pada Anda dan pasangan untuk mengelola keuangan dengan efektif dan efisien.

Memulai Investasi Bersama

Pixabay

Sebagaimana masa lajang, berinvestasi saat menjalani jenjang pernikahan adalah hal penting untuk dilakukan. Diskusikan dengan pasangan kira-kira jenis investasi seperti apa yang dapat dilakukan oleh Anda dan pasangan. Sesuaikan dengan kondisi keuangan yang dimiliki. Anda dan pasangan misalnya dapat memilih investasi dengan modal rendah, seperti reksadana, tabungan berjangka, emas, atau P2p lending seperti Tanijoy.

Siapkan Dana Darurat

rawpixel.com

Dana darurat adalah aspek yang biasanya dilupakan begitu saja oleh pasangan baru menikah. Padahal keberadaan dana ini dapat membantu Anda dan pasangan dalam menjalani masa-masa genting dalam pernikahan seperti terkena musibah ataupun kehilangan pekerjaan. Anda dan pasangan dapat memulai menyimpan dana darurat setiap bulan. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuka rekening baru dan mengumpulkan dana darurat secara bertahap. Pembukaan rekening baru ini dilakukan agar Anda dan pasangan tidak tergoda untuk mengambil dana darurat dan menggunakannya untuk hal lain.

Alokasi Uang Untuk Anggota Keluarga Lain

Matthias Zomer

Dalam budaya masyarakat Indonesia, memberi santunan untuk keluarga adalah hal yang lumrah dilakukan. Jika sebelum menikah Anda bisa secara bebas memberikan uang kepada anggota keluarga lain secara bebas, saat ini Anda harus mendiskusikan dengan pasangan. Apalagi jika sebelum menikah anda menjadi tulang punggung keluarga. Bicarakan mengenai besaran biaya dan waktu yang akan diberikan kepada anggota keluarga lain.

Itulah beberapa tips mengelola keuangan bagi pasangan yang baru menikah. Sebagaimana dapat dilihat diskusi dan keterbukaan adalah aspek utama agar rumah tangga yang dibangun dapat awet dan langgeng.