Malang (16/7) - Tanijoy bekerja sama dengan Universitas Brawijaya mengadakan webinar tentang peluang usaha sosial sektor pertanian di era new normal. Webinar ini merupakan penanda dimulainya kerjasama jangka panjang antara Tanijoy dan Badan Inovasi dan Inkubator Wirausaha (BIIW) Universitas Brawijaya.

Acara yang dihadiri oleh 243 peserta ini ditujukan sebagai program pengembangan kapasitas bagi mahasiswa, petani, dan masyarakat yang ingin terjun sebagai wirausaha sosial di sektor pertanian.

Prof. Dr Nuhfil Hanani, Rektor Universitas Brawijaya, dalam sambutannya mengatakan bahwa pertanian merupakan Ibu dari ekonomi Indonesia. Menurutnya pertanian ke depan harus diorientasikan ke pengembangan agribisnis yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Menurut Nanda Putra, pandemi COVID-19 ini menjadi tantangan yang luar biasa bagi setiap sektor bisnis. Namun ini juga menjadi sebuah momentum yang baik terutama bagi sektor agribisnis karena kebutuhan pangan menjadi hal yang paling utama. “Sebagai contohnya, saat ini Tanijoy didukung oleh DBS Foundation Singapore sedang membangun sebuah platform yang dapat membantu petani menjual hasil tani,” imbuhnya.

Pertanian merupakan salah satu sektor yang bertahan selama pandemi. Menurut Ajib Hamdani ada 3 hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang usaha pertanian. “Penyediaan dana murah, korporatisasi, dan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha pertanian bisa dijadikan usulan untuk menanganinya,” ungkap Ketua Bidang 2 BPP HIPMI ini.

Tri Wahyudi, Direktur Operasional dan Layanan Publik BULOG, mengatakan saat ini pemerintah melalui BUMN klaster pangan tengah fokus untuk menjaga rantai pasok dan ketahanan pangan nasional. “Strategi BULOG di era new normal adalah membuat skenario penjualan online/offline seperti mengembangan toko online dan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK),” ungkapnya.

Di sisi agro input, swasta juga melakukan adaptasi. Kasirin Karyo, GM Agricon, menambahkan perlu adaptasi aktivitas marketing agar usaha pertanian bisa terus tumbuh di tengah peluang pasar agro input yang mencapai 13 triliun.


Tentang Tanijoy

Tanijoy adalah sebuah social enterprise yang fokus pada pemberdayaan petani kecil melalui akses permodalan dan pasar yang berkelanjutan. Hal ini Tanijoy lakukan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas petani kecil agar kemampuan ekonomi Petani jadi lebih baik. Saat ini Tanijoy berfokus pada pertanian hortikultura dengan lebih dari 2000 petani binaan.  Perusahaan juga membina Petani dalam bentuk pelatihan dan edukasi pertanian dalam pemanfaatan teknologi guna mendukung kemudahan aktivitas pertanian dan juga dasar-dasar pengelolaan keuangan.